Wednesday, May 29, 2013

Non Profit = Profitable!

Pas tes AFS tahap II kemaren, pas wawancara kepribadian, ada pertanyaan yang cukup bikin kaget karena aku ga nyangka aja mereka bakal nanyain itu. Puji Tuhan, aku udah tau pasti jawabannya, udah sering aku pikirin juga soalnya haha.
Buat apa sih jadi young entrepreneur? Dan kenapa kamu memutuskan bergabung di organisasi-organisasi sosial yang jelas-jelas adalah organisasi non profit?
Hahaha ga nyangka banget kan bakal dikepoin nyampe segitunya.
Shap.
Jadi gini, aku udah setaun kan punya toko tas batik yang (Puji Tuhan) rezekiku mengalir terus dari situ. Selalu balik deh modalnya (amin...). Dan aku juga join di beberapa organisasi sosial non profit: Greenpeace, Cause.org, Yayasan Kasih Kanker Anak Jogjakarta, Young On Top, semacem itu deh.

Buat aku, antara kewirausahaan dan organisasi sosial yang sama-sama lagi aku tekuni ini jelas ada kaitannya. Seenggaknya, buatku sih hubungan antar keduanya tuh logis.

Aku diajarin untuk mandiri sejak kecil (meskipun nyatanya kadang manja juga -_-), dan semakin aku beranjak dewasa, penanaman moral buat mandiri itu kelamaan punya arti semakin mengerucut. Sebagai perempuan dewasa kelak, ibuku selalu ngajarin aku untuk mandiri secara finansial, terutama nggak bergantung dari gaji suami (kalo menikah besok, kalo aja sih). Karena, percaya deh, mandiri secara finansial itu enak banget. Kita nggak akan berasa ada beban hutang budi ke orang lain, sehingga kita ga bakal diperbudak oleh rasa hutang budi terhadap si pemberi. Kita bebas pake duit buat apa aja, tanpa harus diawasi oleh orang lain. Dan yang paling penting, mandiri secara finansial membebaskan kita untuk semakin banyak berbagi sama orang-orang yang membutuhkan.

Nah ini, kalo aku memutuskan untuk berbagi dengan organisasi-organisasi sosial non profit yang udah aku sebutin tadi. Dengan berbagi, manusia akan merasa kaya. Kaya tidak melulu berarti punya banyak duit dan bisa beli apapun, plesir kemanapun, melakukan apapun. Tapi kaya berarti: kita tidak akan pernah merasa kekurangan dan berusaha untuk selalu bersyukur dengan apa yang udah kita miliki.

Ini ada beberapa cuplikan tweets yang aku ambil dari timeline seorang Twitter publicist, seorang sosialita yang punya beberapa organisasi non-profit juga, namanya Mba Silly (justsilly). Thanks mba Silly, you're so inspiring 







Makhluk aneh bernama manusia

Ketika makhluk-makhluk itu mulai sibuk sama dunianya sendiri, yang mereka butuhkan cuma kepekaan.
Peka untuk melihat, mendengar, merasakan.
Kalo mereka nggak sendirian disini.
Kalo mereka dilahirkan bukan cuma untuk numpang minum aja. (Falsafah Jawa: Urip mung mampir ngombe).
Kalo ada sebab dan tujuan dari proses penciptaan mereka.
Makhluk paling cerdas (katanya) di planet ini. Atau bahkan di jagad raya ini.
Sekaligus yang paling gila, paling aneh.
Yes, manusia. Human. People. Homo Sapiens.

Peka itu perlu. Peduli itu penting.
Jangan jadi tak acuh dengan dunia sekitar.
Dunia berputar, dan kamu jangan hanya diam. Atau kamu akan tertinggal di belakang.
Ada makhluk lain di sekitarmu. Ada manusia-manusia lain. Hewan-hewan. Tumbuh-tetumbuhan.
Berjalan beriringan tentu akan lebih baik daripada saling kejar-mengejar.
Terengah-engah. Bikin lelah.

Makhluk aneh. Manusia. Homo Sapiens.
Peka, ya?

Tuesday, May 28, 2013

Indonesia Marketeer Festival 2013

Jadi gini. 
Ehm. 
Aku barusan pulang dari sebuah event di The Royal Ambarrukmo Hotel Yogyakarta, namanya Indonesia Marketeer Festival 2013 yang diselenggarakan oleh kerjasama MarkPlus Inc. dan majalah Marketeers Indonesia, serta disponsori PT Pos Indonesia. Event ini adalah seminar seharian penuh yang mengupas tuntas cara jadi marketing yang baik dengan meningkatkan penjualan, mencapai target, memperoleh konsumen, semacem itu deh. Berhubung seharian penuh dari jam 7 pagi nyampe jam 6 sore, makanya aku izin sekolah hari ini buat memenuhi undangan atas nama Little Luna hehehe seneng maksimal bisa cabut dari pelajaran B Indonesia 4 jam penuh wkwkwk \(‾▿‾\)┌(_o_)┐(/‾▿‾)/

Ehtapiiii jangan kira aku dapet undangan, seneng, dateng, trus seneng lagi. Buat dapet undangan ini, aku sempet 'terpuruk'dan 'berjuang'. Halah. Intinya, undangannya kan via sms. Mereka sms ke nomor ayahku dan dasar ayahku kan emang ceroboh tuh, smsnya kehapus dihapus kehapus aku juga ga tau, beliau aja ga mau ngaku ke aku kalo dapet sms dari Marketeers -_- Beliau cerita ke bunda dan untungnya bunda cerita ke aku, dan nyuruh aku buat cepet-cepet nyari informasi tentang event itu.

Berhubung aku pikun, peringatan sang ibunda sejak minggu lalu aku lupakan begitu saja, baru deh H-1 aku baru inget tentang acara itu dan waktu itu udah sore banget. Aku langsung bergerilya cari Contact Person dari si event, kirim email dan sms sana-sini dengan harapan disms ulang sama pihak penyelenggara. Dan akhirnya aku disms ulang, itu bikin aku teriak-teriak histeris maksimal karena nunggu balesan sms lama banget, thanks to Mba Dinny from Marketeers 

Lah kok aku bisa dapet undangan itu pigimane ceritanyeee? Jadi gini. Ehm lagi. Aku kan ikut lomba yang diadain Marketeers buat young entrepreneur, namanya Youth Start-Up 2013 dan sayangnya aku ga masuk semifinal, apalagi menang. Hiks maksimal. Nah tapiii, untuk ucapan terima kasih, aku diundang seminar IMF 2013 ini, FREE, sementara yang lain bayar tiket 750k :p dengan cara nunjukkin sms yang dimaksud. Makanya aku kalang kabut pas sms undangannya ilang -_-

Hihihi ternyata acaranya asik, maksudku aku bisa ngambil banyak teori disini. Semua teori & sharing tadi pasti bakal berguna banget. Acara ini dihadiri oleh Sri Sultan HB X, Ibu Ririn Roy Suryo, terus ada juga pembicara dari jajaran direksi beberapa perusahaan: PT Pos Indonesia, Yayasan Candi Borobudur Prambanan Ratu Boko, Garuda Indonesia Airlines, Natasha Skin Care, Bank BNI, Telkomsel, Apotek K-24... apa lagi ya lupa. Terus pesertanya pun dari instansi-instansi besar: Bank Mandiri, Bank BPD DIY, semacem itu. Nyampe aku mikir kayanya aku salah ikut event soalnya anak mudanya yang keliatan cuma dikit banget -_- AH YES. Hampir lupa. Motivasi utama ikut acara ini karena ada maestro-nya entrepreneur yang jadi pembicara utama, Pak Hermawan Kertajaya ^^

Males ceritaaaa :p Aku kasih foto-foto aja yah muehehehe matur nuwun (з´⌣`ε)




BANNER PANGGUNG
Extra zoom in nih untung si kamkam canggih :p





Co-Card aku yuhuuuu :3


Adek-adek kecil dari sebuah sanggar *lupa namanya* main biola dengan sangat... wow. A really really nice appetizer!






So, you're sitting next to me, Mr Dino? Cool! 


I'll never pass this without them.



Little crowded when Sri Sultan was coming.



Cute banners


Mr Hermawan!


So, it's him with 25x zoomed in :p


Kenapa ga tanda tanganin petisiku sekalian, Ngarsa Dalem?


ki-ka: Pak Sudarsana (The Royal Ambarrukmo Hotel), Bu Titik (Ambarrukmo Plaza), Bu Ririn Roy Suryo, Sri Sultan HB X, ga tau, Bp Hermawan


The King's Speech


Detail of my new baby






ME WITH MR HERMAWAN KERTAJAYA!
Tas ku kebuka, gara-gara sebelum foto aku masih heboh nentuin: antara minta tanda tangan atau foto barang. Then I decided to take a picture :p lol