Posts

Showing posts from September, 2014

Tiga belas alasan kenapa saya bacotan masalah tolak reklamasi

Image
1) Reklamasi mengancam fungsi dan nilai konservasi kawasan Teluk Benoa. Ini Bumi. Ini lingkungan hidup. Kalo satu lingkungan rusak, impactnya ke lingkungan di sekitarnya apa? Ikut rusak juga. Sama kayak global warming lah. Jangan kira es di kutub itu mencair bukan karena asap pabrik-pabrik juga. Asal kamu tahu, perilakumu sehari-hari justru jadi pengaruh utama. Kamu makan sayur impor? Ngangkutnya kan pake pesawat atau kapal, itu ngaruh banget ke emisi yang disumbangkan buat efek rumah kaca. Kamu ngambil sabun pas cuci tangan tapi air kerannya ga dimatiin? Coba aja sehari kamu tiga kali cuci tangan dan dilakuin terus-menerus selama hidup kamu. Parah banget dampaknya. Di daerah Indonesia timur (ga usah jauh-jauh Afrika), mereka nungguin air bersih lamanya kayak gimana, kamu yang udah dikasih air harusnya bersyukur dengan melakukan penghematan air. Syukur-syukur bikin sumur resapan atau mengolah limbah biar bisa dipake lagi (air cucian beras buat nyiram tanaman, misalnya).

2) Reklamasi m…

Matahari & Bulan

Image
Dan ketika matahari bertanya pada angin yang berhembus di bawah sinarnya,
"Mengapa aku tidak dapat bertemu bulan meski kami hanya sehampar langit jauhnya?"
Tiupan angin menjawabnya,
"Bulan dan matahari ada, untuk saling melengkapi. Meski nyatanya saling menatap, tanpa bisa menyentuh. Saling tersenyum, tanpa bisa bercerita. Saling memuji, walau tanpa suara."Dan akan rindu yang menggantung di ujung dahan-dahan patah
Meretak di antara dedaunan kering
Angin berputar, mencari jawaban
Mengapa matahari dan bulan tidak akan pernah bersatu
Saling menjaga, bergantian
Saling memberi, memantulkan
Tapi, ya
Sampai kapanpun tak akan pernah bersatu


"Bukan tak percaya diri, tapi aku tahu diri
Biarkan ku memelukmu tanpa memelukmu
Mengagumimu dari jauh
Aku menjagamu, tanpa menjagamu
Menyayangimu dari jauh..."
- Tulus, Mengagumimu dari Jauh

Akhirnya dipublish juga

Saya adalah seorang sosialis. Idola saya adalah Bung Karno, atau Sukarno, atau Kusno. Saya dan dia punya banyak kesamaan: memiliki hidup yang berwarna, paling tidak bisa berteman dengan golongan tertentu saja, dan mencintai keberagaman. Saya memiliki banyak teman dari berbagai suku, bangsa, dan budaya. Saya bahkan mengenal teman-teman Lesbian, Gay, Bisexual, and Transgender (LGBT). Saya menghargai mereka yang beragama maupun yang tidak. Saya percaya bahwa darimana pun dia berasal, apa warna kulitnya, dan bagaimana aksennya dalam berbicara, tidak pernah mempengaruhi kompetensi dan kualitas seseorang. Saya percaya bahwa kekuatan seseorang terletak pada kemampuan dan kecakapannya, bukanorientasigendernya. Saya tidak setuju jika orang selain agama Islam tidak dapat menjadi presiden, karena buat saya, seseorang yang tidak beragama sekali pun memiliki hak yang sama. Tiada pembeda.
Saya tidak setuju jika hal-hal tak tergapai manusia macam pernikahan dan agama diurus oleh negara. Buat saya, p…