Monday, December 29, 2014

Kadang kita menyebutnya bukan kepura-puraan. Kita hanya berusaha menjadi dewasa dan menempatkan diri sebagaimana mestinya. Kebahagiaan sesuai porsinya, kesedihan sesuai takarannya, kesuksesan sesuai hakikatnya.
Tapi di samping sikap profesional dan manajemen perasaan yang baik, jauh lebih menyenangkan menjadi anak kecil, sepertinya. Tanpa kepura-puraan, melakukan hal apapun tanpa terbebani, tanpa memikirkan mana saja yang boleh dan tidak boleh. Bahagia adalah bahagia, titik.
Namun semestinya kita sadar. Tak selamanya kita menjadi anak kecil, yang duduk diam dalam satu waktu. Waktu terus berjalan dan kepiawaian kita menata hati diuji. Kapan saatnya kita bekerja keras dan kapan saatnya kita meregangkan diri... belajarlah membedakan.

Saya masih butuh waktu dan NIAT untuk melakukannya.