Posts

Showing posts from January, 2015
Image
Sejak sah menjadi siswa paling senior di bangku SMA dan sebentar lagi memasuki masa kuliah, pertanyaan serupa sering terdengar, "Ingin kuliah dimana?" "Abis ini lanjut kemana?" "Ambil UGM?"Sedari kecil, saya selalu punya mimpi untuk keliling dunia, dan entah bagaimanapun jalannya nanti, saya percaya kerja keras yang akan memberangkatkan saya ke banyak kota di dunia. Kehidupan selalu berjalan dan keadaan menjadi semakin dinamis, hingga akhirnya saya sadar bahwa perjalanan itu harus dimulai secepat mungkin, seawal mungkin, mulai dari sekarang. Keinginan untuk melanjutkan sekolah di luar negeri sudah ada di alam bawah sadar saya, hingga pertama kali saya mengajukan beasiswa ke pemerintah Singapura sewaktu SMP dan menjadi kandidat nasional pertukaran pelajar AFS sewaktu kelas 2 SMA, sayang sekali semuanya belum terlaksana sesuai rencana. Tapi saya beruntung telah mendarat dengan selamat di babak akhir seleksi AFS dan dari komunitas ini pula saya mendapatkan p…

berhenti memproduksi keluhan

Terhitung sejak disumpahnya Bapak Joko Widodo dan Bapak Jusuf Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, saya dan jutaan pendukung pasangan ini pun berganti identitas dari yang semula merupakan relawan pendukung Jokowi-JK menjadi rakyat biasa. Perlu diketahui bahwasanya saya tidak pernah menyesali keputusan saya untuk memberikan dukungan pada Jokowi-JK sebab saya tidak mencari presiden dan wakil presiden yang paling sempurna, namun yang terbaik di antara pilihan yang ada saat itu. Dan akan justru menjadi penyesalan yang besar apabila saat Pemilu kemarin saya memutuskan untuk jadi bagian dari masyarakat golongan putih. Karena dengan demikian, saya tidak akan memiliki hak untuk menuntut capres-cawapres pilihan saya. Saya tidak berhak menuntut keinginan saya agar dikabulkan, karena I did not even vote!My beloved readers, kita semua perlu mengingat satu hal. Pemimpin yang dilambungkan oleh suara rakyat, bukan tidak mungkin dapat jatuh oleh suara rakyat juga. Pendukung m…

kembali menemukan kebahagiaan

betapa beruntungnya saya, dilahirkan di tengah-tengah keluarga yang mau mendengar dan mendukung keinginan saya, terutama juga mengajarkan bagaimana untuk selalu memelihara semangat dan rasa syukur meski di tengah-tengah keterbatasan.

keluarga saya bukan keluarga yang sedari awal berdiri di atas. kami membangun segalanya dari bawah: ayah saya, ibu saya, dan saya, kami pernah ada pada kondisi tidak seberuntung sekarang. segala pengalaman dan kenyataan masa kecil ketika semuanya belum senikmat sekarang mendasari kesadaran saya yang perlahan muncul: kerja keras mengantarkan kita pada kesuksesan, tapi... lalu apa?

saya yakin setiap orang mengidentifikasi sebuah kata "sukses" dengan persepsi mereka masing-masing. banyak uangkah? memiliki rumah mewahkah? mengendarai kendaraan mahalkah? menenteng tas bermerekkah? identifikasi-identifikasi ini tidak salah. tiap individu memiliki pendapat berbeda. namun bagi beberapa orang, "sukses" tidak sedangkal itu.

saya diajari sejak k…
Image
Anakmu bukanlah milikmu,
mereka adalah putra putri sang Hidup,
yang rindu akan dirinya sendiri.Mereka lahir lewat engkau,
tetapi bukan dari engkau,
mereka ada padamu, tetapi bukanlah milikmu.Berikanlah mereka kasih sayangmu,
namun jangan sodorkan pemikiranmu,
sebab pada mereka ada alam pikirannya sendiri.Patut kau berikan rumah bagi raganya,
namun tidak bagi jiwanya,
sebab jiwa mereka adalah penghuni rumah masa depan,
yang tiada dapat kau kunjungi,
sekalipun dalam mimpimu.Engkau boleh berusaha menyerupai mereka,
namun jangan membuat mereka menyerupaimu,
sebab kehidupan tidak pernah berjalan mundur,
ataupun tenggelam ke masa lampau.Engkaulah busur asal anakmu,
anak panah hidup, melesat pergi.Sang Pemanah membidik sasaran keabadian,
Dia merentangkanmu dengan kuasaNya,
hingga anak panah itu melesat jauh dan cepat.Bersukacitalah dalam rentangan tangan Sang Pemanah,
sebab Dia mengasihi anak-anak panah yang melesat laksana kilat,
sebagaimana dikasihiNya pula busur yang mantap.-Kahlil Gibran
Image
Hal terbaik di seluruh dunia adalah saat kita membuka usaha, kita juga menawarkan lapangan pekerjaan untuk orang lain, terutama menggugah rasa kemandirian para perempuan untuk berjuang bagi diri mereka sendiri.
Kebahagiaan yang mereka sampaikan adalah kehangatan bagi hati saya. Karena tidak ada yang lebih membahagiakan di samping melihat orang yang kita sayangi bahagia. Terutama jika kita adalah alasan dari kebahagiaan itu.Happy Tuesday. Jadilah inspirasi & kebahagiaan untuk sesama, hari ini dan seterusnya..
saya percaya, hidup harus jadi bermakna
bukan hanya sekadar mampir ngombe
bukan hanya sekadar diisi ala kadarnya
bukan hanya untuk dijalani seturut air mengalir

saya percaya, hidup di masa sekarang adalah hal terpenting
bukan di masa lalu
bukan juga di masa depan
hidup adalah tentang jiwa yang seratus persen menyadari dan mensyukuri keberadaannya saat ini

saya tahu, kenyataan tidak selalu berbanding lurus dengan apa yang kita teorikan
tapi kenyataan selalu dihasilkan melalui proses kehidupan dan pilihan-pilihan
hasil terbaik akan lahir dari perjuangan yang terbaik dan proses belajar terbaik
apa yang kita dapat sekarang, tak pernah jauh dari apa yang kita lakukan dulu

seseorang berkata pada saya, "tidak perlu mencemaskan masa depan, tidak perlu mencemaskan apa yang belum dapat kau tanggung. jangan pernah berpikir mendambakan hasil terbaik dan jadi nomor satu, tapi lakukan apa yang dapat kau lakukan sekarang dengan seratus persen cinta di dalamnya."

dan ya, saya percaya.

pandangan tentang keperempuanan

Image
Kemarin siang sambil mengerjakan kegiatan toko seperti biasa, saya sempatkan buka media sosial Path untuk sekadar mengintip timeline inner circle saya: sahabat, my lover, dan saudara-saudara. Karena saya rasa belum ada update dan feed yang cukup menarik, saya non-aktifkan inner circle dan menemukan seorang teman mengunggah sebuah video. Saya tidak segera menontonnya karena masih banyak hal yang harus saya kerjakan. Tapi sebelumnya saya sempat menekan tombol 'save', karena caption yang diberikan sepertinya cukup menarik, tentang against violence.
Dua hari berselang dan malam ini, saya teringat tentang video yang sudah saya unduh dari Path. Saya sempatkan menonton, dan... ya, ada sih air mata yang sempat saya seka sedikit hehehe. Sedikit, kok.

Video ini menarik dan pesannya tergambarkan dengan cukup baik. Mengesankan. Tidak banyak orang yang memiliki persepsi yang matang mengenai kekerasan terhadap perempuan.

Oke sebelumnya, disini saya akan bilang dulu kalau saya bukanlah seora…
Image
Ketika ada yang bertanya,
kenapa saya harus sekolah tinggi-tinggi
kenapa saya harus belajar kerja keras sejak usia muda
kenapa saya punya cita-cita besar
kenapa saya membaca buku tebal-tebal
kenapa saya menulis sastra
kenapa saya ingin keliling dunia...
"Perempuan seharusnya 3M: macak, manak, masak"
"Perempuan tidak perlu sekolah tinggi-tinggi, cari aja suami yang kaya"Everyone's looking for their rich husband but one day I'll be a rich wife for my husband. (UN aja belom HAHAHAH)Kalau kata Mba Dian Sastro (((mba))) (((sok kenal))), "Perempuan cerdas akan melahirkan anak-anak cerdas pula".Happy weekendddd!♡♡♡